5. Sambo (Rusia)
Awalnya Rusia mengembangkan seni bela diri dalam bentuk gulat yg brutal. Namun,
selama masa komunis Rusia 1917, ikatan bela diri Rusia memutuskan bahwa
teknik brutal mematahkan tulang dan merobek sendi tersebut tidaklah
cukup bagi orang-orang komunis Soviet. Karena itulah mereka
memodifikasinya menjadi Sambo,, yang dalam bahasa Rusia berarti "self-defense without weapons" (pertahanan diri tanpa senjata).
Awalnya,, hanya dipelajari oleh Red Army dan agen pemerintah,, namun, karena tingkat kriminal makin meningkat, sambo juga dipelajari oleh para bodyguard. Katanya
nih, Sambo mengajarkan untuk membuat orang yang menyerangmu dengan
pisau, akan merasa bodoh, sebelum akhirnya darah mereka sendiri yang
muncrat...
4. Muay Thai (Thailand)
Karena
sering terjadi kekerasan di Thailand, maka mereka mengembangkan seni
bela diri yang bernama Muay Thai yang berarti art of eight limbs (seni 8
tungkai). Ya...mereka menghitung kedua lutut dan sikut sebagai tungkai, dan menghantamkan sekeras-kerasnya ke lawan mereka..
Muay Thai memiliki teknik khusus yang dinamakan Throwing Buffalo Punch.. Teknik ini dapat merobohkan kerbau dengan satu pukulan di beberapa titik tertentu. Muay
Thai sekarang menjadi olahraga favorit di Thailand, namun dilengkapi
dengan sarung tinju. Bantalan lutut dan sikut juga menjadi tidak berarti
ketika lawanmu memecahkan pipimu dengan tendangan atau siku nya...
3. MCMAP (AS)
Setiap anggota marinir di Amerika rata-rata harus mengikuti minimal 2 program beladiri per tahun, sejak tahun 1775. Pada
suatu masa, ada suatu program pelatihan beladiri bagi marinir, dimana
program tersebut merupakan gabungan dari beberapa daerah, tempat marinir
tersebut pernah ditugaskan.. Program tersebutlah yang dinamakan MCMAP
(Marine Corps Martial Arts Program), yang artinya 'Program Beladiri
Korps Marinir'.
Pada beladiri MCMAP ini,, diajarkan tentang bertarung dengan menggunakan tangan kosong (yang terutama), senjata seadanya (improvised weapons), bayonet, dan bagian dari senapan (popor atau gagang)..
Sekarang, ketika anda menggunakan teknik MCMAP pada seseorang, tiap moves
memiliki pilihan untuk menyerang secara fatal (mati), atau hanya
melukai untuk menderita secara tersiksa, atau bahkan...keduanya..!
2. Silat (Indonesia)
Awalnya, ahli silat mengembangkan seni bela diri ini untuk kepentingan
memberikan pelajaran pada para penjajah. Tipikal dari serangan silat ini
ini adalah penyerangan secepat kilat yang juga didesain untuk berada
dekat dengan musuh secepat mungkin, mengalahkannya dalam waktu lebih
kurang 10 detik, dan memberinya finishin’ move yang disebut hammer blow, ke arah wajah, tenggorokan, ataupun ginjal...
Kehormatan dan keadilan dalam silat ini, diabaikan. Bahkan.. ada beberapa moves dari silat yg menyerang daerah selangkangan.. ouch...! Sebagai counternya,
mereka juga mempelajari sistem latihan khusus, seperti meletakkan batu
di dada, lalu dipecahkan, dan membengkokkan tongkat besi dengan leher.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan toleransi terhadap rasa sakit..
Silat juga indentik dengan senjata Keris. Yup...pisau
bergelombang yang digunakan untuk serangan cepat dan diarahkan ke
bagian rentan dari tubuh lawan. Terkadang, keris juga diolesi oleh racun
mematikan...
1. Krav Maga (Israel)
Awalnya beladiri ini ditemukan pada tahun 1930 oleh orang Yahudi keturunan Ceko, bernama Imrich Lichtenfeld. Seni
bela diri ini digunakan bangsa Yahudi untuk mempertahankan diri mereka
dari anggota milisi Nazi. Sekarang, Krav Maga ini juga diajarkan secara
wajib pada Israeli Defense Forces (angkatan bersenjata Israel) dan Mossad (intelijen Israel)..
Krav
Maga meliputi kuncian brutal, pukulan, dan bantingan. Krav Maga juga
mengajarkan tentang penggunaan M-16 (senapan) sebagai senjata melee (tanpa menembak), dan serangan secepat kilat untuk mengambil senjata dari musuh dan membunuh dengan senjata mereka sendiri..
Prinsip
dasar dari Krav Maga adalah anda harus menanamkan keyakinan pada diri
anda, bahwa musuh selalu memiliki senjata, yang dapat disembunyikan di
bagian tertentu dari tubuhnya, yang akan digunakan untuk
menyerang anda dan menyiksa anda hingga mati. Prinsip ini sebenarnya
berguna untuk mencegah anda untuk melakukan pertarungan yang
berlarut-larut ataupun melarikan diri dari musuh anda.
Soekarno, Presiden RI
pertama kita diakui sebagai salah satu Kepala Negara yang berpengaruh di
dunia. Soekarno yang akrab dipanggil Bung Karno ini, dikenal mudah
bergaul akrab dengan para pemimpin dunia lainnya. Beliau selalu percaya
diri dan optimis walau menghadapi para pemimpin dari negara lainnya yang
jauh lebih maju. Soekarno selain dikenal sebagai pemimpin yang
kharismatik, supel dan penuh canda.
Dia juga dikenal sangat menghormati wanita. Tak heran, banyak wanita
terpesona sikapnya yang gentleman. Teman akrab Soekarno tak hanya dari
negara berkembang. dia pun akrab dengan Presiden Amerika Serikat dan Uni
Soviet. Walau lebih condong pada negara-negara sosialis, Soekarno dan
Presiden AS John F Kennedy nyatanya bersahabat dekat.
Soekarno tak pernah pilih-pilih teman dalam pergaulan di dunia
internasional. Jika membantu Indonesia dan menghargai revolusi, pasti
cocok dengan Soekarno. Berikut para pemimpin dunia yang menjadi sahabat
Soekarno dikutip dari merdeka.com :
1. Nikita Kruschev
Persahabatan Presiden Soekarno dan pemimpin Uni Soviet Nikita Kruschev
mungkin lebih didasari latar belakang politik. Periode 1960an, Soekarno
memaki-maki Amerika Serikat yang dianggap mendikte Indonesia. Bantuan
dari AS dinilai tidak tulus karena AS banyak maunya. Maka saat Uni
Soviet dan negara-negara Blok Timur menawarkan bantuan, Soekarno
langsung menyambutnya.
Walau berlatar belakang politik, hubungan keduanya cukup akrab. Soekarno
menggambarkan saat itu Kruschev begitu menghargainya. di suatu hari
yang sangat dingin di Rusia, Kruschev menjemput Soekarno. Tanpa banyak
bicara dia mengajak Soekarno dan memberikan pinjaman tanpa bunga untuk
Indonesia.
Dari Soviet pula Indonesia mendapat aneka persenjataan canggih untuk
operasi militer merebut Irian Barat. Mulai dari pesawat tempur, pesawat
pembom, kapal selam, kapal patroli hingga rudal anti serangan udara.
Indonesia sempat menjadi negara paling kuat di Asia tahun 1960an.
2.Che Guevara
Fidel Castro dan Che Guevara baru memenangkan revolusi di Kuba. Pada
Bulan Juni 1959, Castro mengutus Che melawat ke negara-negara Asia. Ada
14 negara yang dikunjungi Che, sebagian besar negara peserta Konferensi
Asia Afrika di Bandung tahun 1955. Tentu Indonesia sebagai tuan rumah
konferensi Asia Afrika, mendapat lawatan khusus Che.
Dia menemui Presiden Soekarno di Jakarta. Keduanya berdiskusi panjang
lebar soal revolusi di masing-masing negara. Keduanya cocok karena
sama-sama anti imperialis. Selain berdiskusi, Che juga menjalin
kerjasama di bidang ekonomi antara Indonesia dan Kuba. Che juga sempat
berwisata ke Candi Borobudur.
Che yang terkesan dengan Soekarno kemudian mengundang Soekarno untuk
ganti berkunjung ke Kuba. di sana Soekarno bertemu Fidel Castro. Fidel
dan Soekarno langsung cocok dan menjadi sahabat. Apalagi saat itu
Indonesia dan Kuba sama-sama kesal dengan Amerika Serikat (AS) yang mau
ikut campur urusan dalam negeri kedua negara.
3.Josep Broz Tito
Presiden Yugoslavia Josep Broz Tito tak bisa dipisahkan dari deretan
sahabat kental Soekarno. Pada tahun 1950an, mereka dikenal sebagai
Kelompok Lima Netral. Kelompok lima ini beranggotakan Presiden RI
Soekarno, Perdana Menteri India Nehru, Presiden Ghana Kwame Nkrumah,
Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser, dan Presiden Yugoslavia Josep Broz
Tito.
Bayangkan pada usia belia dulu, Indonesia bisa ikut menentukan langkah
politik dunia yang terbagi atas Blok Barat dan Blok Timur. Kelompok Lima
Netral ini tak mau memilih salah satu blok. Mereka memilih menggalang
kekuatan di kalangan negara-negara dunia ketiga. Karena keperluan
Nonblok itu pula Soekarno sering menemui Josep Broz.
Jika Soekarno datang, Josep Broz akan mengajak Soekarno ke night club
paling mewah di Beogard. Mereka akan berdiskusi santai soal peta
geopolitik dunia sampai pagi. Hebatnya, walau di night club, Soekarno
tak mau menenggak alkohol setetes pun. dia selalu minta air jeruk saat
mau toast. Broz Tito pun tahu kebiasaan sahabatnya itu.
4.Jawaharlal Nehru
Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru adalah salah satu orang yang
paling berjasa di awal kemerdekaan Indonesia. Saat Belanda memblokade
wilayah Indonesia dari luar, India membantu mengirimkan obat-obatan dan
berbagai bantuan lain untuk perjuangan Indonesia. Soekarno dan Nehru
berteman baik. Keduanya sama-sama founding father atau bapak bangsa bagi
negaranya masing-masing.
Nehru dan Soekarno sama-sama ingin menciptakan Asia yang bebas dari
kolonialisme. Saat perayaan kemerdekaan India yang pertama, tanggal 26
Januari 1950, Soekarno hadir sebagai tamu kehormatan. Pada Nehru dan
rakyat India, Soekarno mengucapkan terimakasih dan salam persaudaraan
dari seluruh rakyat Indonesia. Tahun 1955 saat konferensi Asia Afrika,
keduanya berdiri dalam satu mobil yang sama dan melambai pada rakyat
Indonesia.
Soekarno pernah menulis surat pada Nehru yang sangat isinya mengharukan.
"India dan rakyatnya terikat erat pada kami dengan darah dan
kebudayaan. Hubungan ini telah terjalin dari awal tercatatnya sejarah.
Kata India juga akan selalu ada dalam hidup kami. Sebagian kata itu
merupakan rangkaian huruf pertama yang kami pilih untuk menamai bangsa
dan negara ini," kata Soekarno.
5.Gamal Abdul Nasser
Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.
Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser dan Soekarno pun berteman akrab.
Keduanya adalah tokoh gerakan Nonblok yang sama-sama punya mimpi
mewujudkan negara-negara Asia dan Afrika agar tidak terus dijajah bangsa
Eropa dan Amerika. Soekarno berkali-kali mengunjungi Mesir.
Karena Nasser pula masyarakat Mesir sangat menghormati Soekarno. Karena
itu ada kebun mangga Soekarno di Ismailia. Bibit mangga itu konon
merupakan hadiah Soekarno untuk rakyat Mesir. Ada pula istilah kopiah
Soekarno untuk menyebut peci hitam yang mirip dengan kopiah Soekarno.
Bahkan ada jalan Ahmed Soekarno di Kairo. Soekarno dan Nasser pernah
sama-sama khusyuk berdoa di Masjid Al Azhar, Kairo. Hingga kini, ribuan
mahasiswa Indonesia mendapat beasiswa di universitas Islam tertua itu.
6.John Fitzgerald Kennedy
Hanya satu Presiden Amerika Serikat (AS) yang berteman dengan Soekarno.
dialah Presiden John Fitzgerald Kennedy. Sebelumnya Soekarno sempat
dongkol pada Presiden terdahulu AS Eisenhower karena membantu
pemberontakan PRRI/Permesta di Sumatera dan Sulawesi. Soekarno
mengunjungi Kennedy bulan April tahun 1961.
Keduanya langsung cocok. Secara pribadi Kennedy memberikan sebuah
helikopter kepresidenan untuk Soekarno. Lewat lobi itu, AS pun setuju
menjual pesawat angkut C-130 Hercules untuk merebut Irian Barat dari
Belanda. John F Kennedy kemudian mengutus adiknya, Jaksa Agung AS Bob
Kennedy ke Indonesia dan Belanda. Bob banyak menekan Belanda untuk mau
duduk di meja perundingan menyelesaikan sengketa Irian Barat.
John Kennedy sudah berjani akan mengadakan kunjungan balasan ke
Indonesia. Soekarno pun membangun sebuah paviliun istimewa di istana
negara untuk sahabatnya itu. Sayangnya John F Kennedy keburu tewas
ditembak sebelum sempat mencoba paviliun istimewa itu.
Read more at:
http://www.sebenarnya.com/2012/10/6-pemimpin-dunia-sahabat-dekat-bung.htmlCopyright www.Sebenarnya.com Under Common Share Alike Atribution
Soekarno, Presiden RI
pertama kita diakui sebagai salah satu Kepala Negara yang berpengaruh di
dunia. Soekarno yang akrab dipanggil Bung Karno ini, dikenal mudah
bergaul akrab dengan para pemimpin dunia lainnya. Beliau selalu percaya
diri dan optimis walau menghadapi para pemimpin dari negara lainnya yang
jauh lebih maju. Soekarno selain dikenal sebagai pemimpin yang
kharismatik, supel dan penuh canda.
Dia juga dikenal sangat menghormati wanita. Tak heran, banyak wanita
terpesona sikapnya yang gentleman. Teman akrab Soekarno tak hanya dari
negara berkembang. dia pun akrab dengan Presiden Amerika Serikat dan Uni
Soviet. Walau lebih condong pada negara-negara sosialis, Soekarno dan
Presiden AS John F Kennedy nyatanya bersahabat dekat.
Soekarno tak pernah pilih-pilih teman dalam pergaulan di dunia
internasional. Jika membantu Indonesia dan menghargai revolusi, pasti
cocok dengan Soekarno. Berikut para pemimpin dunia yang menjadi sahabat
Soekarno dikutip dari merdeka.com :
1. Nikita Kruschev
Persahabatan Presiden Soekarno dan pemimpin Uni Soviet Nikita Kruschev
mungkin lebih didasari latar belakang politik. Periode 1960an, Soekarno
memaki-maki Amerika Serikat yang dianggap mendikte Indonesia. Bantuan
dari AS dinilai tidak tulus karena AS banyak maunya. Maka saat Uni
Soviet dan negara-negara Blok Timur menawarkan bantuan, Soekarno
langsung menyambutnya.
Walau berlatar belakang politik, hubungan keduanya cukup akrab. Soekarno
menggambarkan saat itu Kruschev begitu menghargainya. di suatu hari
yang sangat dingin di Rusia, Kruschev menjemput Soekarno. Tanpa banyak
bicara dia mengajak Soekarno dan memberikan pinjaman tanpa bunga untuk
Indonesia.
Dari Soviet pula Indonesia mendapat aneka persenjataan canggih untuk
operasi militer merebut Irian Barat. Mulai dari pesawat tempur, pesawat
pembom, kapal selam, kapal patroli hingga rudal anti serangan udara.
Indonesia sempat menjadi negara paling kuat di Asia tahun 1960an.
2.Che Guevara
Fidel Castro dan Che Guevara baru memenangkan revolusi di Kuba. Pada
Bulan Juni 1959, Castro mengutus Che melawat ke negara-negara Asia. Ada
14 negara yang dikunjungi Che, sebagian besar negara peserta Konferensi
Asia Afrika di Bandung tahun 1955. Tentu Indonesia sebagai tuan rumah
konferensi Asia Afrika, mendapat lawatan khusus Che.
Dia menemui Presiden Soekarno di Jakarta. Keduanya berdiskusi panjang
lebar soal revolusi di masing-masing negara. Keduanya cocok karena
sama-sama anti imperialis. Selain berdiskusi, Che juga menjalin
kerjasama di bidang ekonomi antara Indonesia dan Kuba. Che juga sempat
berwisata ke Candi Borobudur.
Che yang terkesan dengan Soekarno kemudian mengundang Soekarno untuk
ganti berkunjung ke Kuba. di sana Soekarno bertemu Fidel Castro. Fidel
dan Soekarno langsung cocok dan menjadi sahabat. Apalagi saat itu
Indonesia dan Kuba sama-sama kesal dengan Amerika Serikat (AS) yang mau
ikut campur urusan dalam negeri kedua negara.
3.Josep Broz Tito
Presiden Yugoslavia Josep Broz Tito tak bisa dipisahkan dari deretan
sahabat kental Soekarno. Pada tahun 1950an, mereka dikenal sebagai
Kelompok Lima Netral. Kelompok lima ini beranggotakan Presiden RI
Soekarno, Perdana Menteri India Nehru, Presiden Ghana Kwame Nkrumah,
Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser, dan Presiden Yugoslavia Josep Broz
Tito.
Bayangkan pada usia belia dulu, Indonesia bisa ikut menentukan langkah
politik dunia yang terbagi atas Blok Barat dan Blok Timur. Kelompok Lima
Netral ini tak mau memilih salah satu blok. Mereka memilih menggalang
kekuatan di kalangan negara-negara dunia ketiga. Karena keperluan
Nonblok itu pula Soekarno sering menemui Josep Broz.
Jika Soekarno datang, Josep Broz akan mengajak Soekarno ke night club
paling mewah di Beogard. Mereka akan berdiskusi santai soal peta
geopolitik dunia sampai pagi. Hebatnya, walau di night club, Soekarno
tak mau menenggak alkohol setetes pun. dia selalu minta air jeruk saat
mau toast. Broz Tito pun tahu kebiasaan sahabatnya itu.
4.Jawaharlal Nehru
Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru adalah salah satu orang yang
paling berjasa di awal kemerdekaan Indonesia. Saat Belanda memblokade
wilayah Indonesia dari luar, India membantu mengirimkan obat-obatan dan
berbagai bantuan lain untuk perjuangan Indonesia. Soekarno dan Nehru
berteman baik. Keduanya sama-sama founding father atau bapak bangsa bagi
negaranya masing-masing.
Nehru dan Soekarno sama-sama ingin menciptakan Asia yang bebas dari
kolonialisme. Saat perayaan kemerdekaan India yang pertama, tanggal 26
Januari 1950, Soekarno hadir sebagai tamu kehormatan. Pada Nehru dan
rakyat India, Soekarno mengucapkan terimakasih dan salam persaudaraan
dari seluruh rakyat Indonesia. Tahun 1955 saat konferensi Asia Afrika,
keduanya berdiri dalam satu mobil yang sama dan melambai pada rakyat
Indonesia.
Soekarno pernah menulis surat pada Nehru yang sangat isinya mengharukan.
"India dan rakyatnya terikat erat pada kami dengan darah dan
kebudayaan. Hubungan ini telah terjalin dari awal tercatatnya sejarah.
Kata India juga akan selalu ada dalam hidup kami. Sebagian kata itu
merupakan rangkaian huruf pertama yang kami pilih untuk menamai bangsa
dan negara ini," kata Soekarno.
5.Gamal Abdul Nasser
Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.
Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser dan Soekarno pun berteman akrab.
Keduanya adalah tokoh gerakan Nonblok yang sama-sama punya mimpi
mewujudkan negara-negara Asia dan Afrika agar tidak terus dijajah bangsa
Eropa dan Amerika. Soekarno berkali-kali mengunjungi Mesir.
Karena Nasser pula masyarakat Mesir sangat menghormati Soekarno. Karena
itu ada kebun mangga Soekarno di Ismailia. Bibit mangga itu konon
merupakan hadiah Soekarno untuk rakyat Mesir. Ada pula istilah kopiah
Soekarno untuk menyebut peci hitam yang mirip dengan kopiah Soekarno.
Bahkan ada jalan Ahmed Soekarno di Kairo. Soekarno dan Nasser pernah
sama-sama khusyuk berdoa di Masjid Al Azhar, Kairo. Hingga kini, ribuan
mahasiswa Indonesia mendapat beasiswa di universitas Islam tertua itu.
6.John Fitzgerald Kennedy
Hanya satu Presiden Amerika Serikat (AS) yang berteman dengan Soekarno.
dialah Presiden John Fitzgerald Kennedy. Sebelumnya Soekarno sempat
dongkol pada Presiden terdahulu AS Eisenhower karena membantu
pemberontakan PRRI/Permesta di Sumatera dan Sulawesi. Soekarno
mengunjungi Kennedy bulan April tahun 1961.
Keduanya langsung cocok. Secara pribadi Kennedy memberikan sebuah
helikopter kepresidenan untuk Soekarno. Lewat lobi itu, AS pun setuju
menjual pesawat angkut C-130 Hercules untuk merebut Irian Barat dari
Belanda. John F Kennedy kemudian mengutus adiknya, Jaksa Agung AS Bob
Kennedy ke Indonesia dan Belanda. Bob banyak menekan Belanda untuk mau
duduk di meja perundingan menyelesaikan sengketa Irian Barat.
John Kennedy sudah berjani akan mengadakan kunjungan balasan ke
Indonesia. Soekarno pun membangun sebuah paviliun istimewa di istana
negara untuk sahabatnya itu. Sayangnya John F Kennedy keburu tewas
ditembak sebelum sempat mencoba paviliun istimewa itu.
Read more at:
http://www.sebenarnya.com/2012/10/6-pemimpin-dunia-sahabat-dekat-bung.htmlCopyright www.Sebenarnya.com Under Common Share Alike Atribution